• Selasa, 17 Mei 2022

Memaknai dengan Keprihatinan, PKS Jawa Barat Gelar Talkshow Hari Kartini 2022

- Selasa, 26 April 2022 | 11:00 WIB

RIMBANEWS.COM - Dalam rangka memaknai Hari Kartini 2022, Bidang Perempuan & Ketahanan Keluarga (BPKK) DPW PKS Jawa Barat menggelar Talkshow yang bertema "Peran Perempuan dalam Membangun Peradaban" pada hari Jum'at (22/4). Talkshow diikuti para aktivis perempuan Jawa Barat, tokoh ormas dan lembaga, dengan menghadirkan pembicara Ummi Siti Muntamah, S.AP selaku Ketua BPKK PKS Jabar dan Ibu Lusiana Rachmawati selaku Ketua Divisi Kajian Perempuan, Anak dan Keluarga.

Tema talkshow hari Kartini 2022 berangkat dari keprihatinan terhadap arah kebijakan saat ini yang dirasakan banyak mencederai visi ummat untuk membangun peradaban umat yg mulia, yang berawal dari keluarga. Termasuk diantaranya adalah tantangan yg siap menghancurkan institusi keluarga seperti paham feminisme yang kebablasan, sekularisme, hedonisme, juga orientasi & perilaku seksual yang menyimpang, dll.

Seluruh tantangan zaman ini tentunya harus dihadapi oleh para perempuan dengan bekal pemahaman yang utuh, serta kemampuan yang terus terasah untuk membendung arus-arus pengrusakan, terlebih kaum perempuan menyandang peran strategis sebagai madrasah pertama bagi anak-anaknya. Ini juga selaras dengan apa yang telah diperjuangkan oleh Kartini terkait hak pendidikan kaum perempuan, dimana perempuan harus memiliki bekal ilmu dalam menjalankan tugasnya sebagai guru bagi anak-anaknya & penjaga peradaban bangsa.

Pada acara talkshow ini juga disampaikan pandangan Fraksi PKS terhadap RUU TPKS yang baru disahkan. Dimana F-PKS memandang bahwa RUU ini tidak komprehensif untuk menjangkau tindak pidana perzinaan dan penyimpangan seksual. Dikarenakan muatannya yang berisi norma sexual consent, yakni persetujuan untuk melakukan hubungan seksual, padahal ini bertentangan dengan Pancasila, norma agama, dan budaya yang dianut bangsa Indonesia. Tentunya ini akan makin memperberat tugas yang disandang para perempuan dalam mendampingi generasi pewaris bangsa menghadapi tantangan masa depan.

Talkshow diakhiri dengan pembacaan puisi berjudul "Kartinimu Bukan Kartiniku" yang berisi sindiran terhadap perjuangan perempuan hari yang mengalami dikotomi, seperti yang diungkap oleh sebagian baitnya :
"Kartinimu, menuntut kesetaraan tanpa batas...
Kartiniku, menuntut kemuliaan tanpa batas..."

Editor: Erian Sandri

Tags

Terkini

Terpopuler

X