• Jumat, 22 September 2023

Rahasia Terungkap! Kabupaten di Jawa Timur Ini Pernah Pakai Nama Asli Bahasa Belanda! Percayalah Alasannya!

- Selasa, 19 September 2023 | 00:11 WIB
ilustrasi dalam kota, Rahasia Terungkap! Kabupaten di Jawa Timur Ini Pernah Pakai Nama Asli Bahasa Belanda! Percayalah Alasannya!
ilustrasi dalam kota, Rahasia Terungkap! Kabupaten di Jawa Timur Ini Pernah Pakai Nama Asli Bahasa Belanda! Percayalah Alasannya!

RIMBANEWS.COM - Jejak kolonial Belanda terungkap: dua kabupaten di Jawa Timur dengan nama asli Bahasa Belanda. Pelajari perubahan nama dan pengaruh sejarahnya dalam artikel informatif ini.

Jawa Timur saat ini menjadi salah satu provinsi dengan jumlah kabupaten dan kota terbanyak di Indonesia, dengan 29 kabupaten dan 9 kota yang tersebar di seluruh wilayahnya.

Namun, tahukah Anda bahwa di antara kabupaten-kabupaten tersebut terdapat dua yang memiliki nama asli dari Bahasa Belanda, mengingat masa kolonial Belanda yang pernah menguasai seluruh kepulauan Nusantara, termasuk Jawa Timur?

Masa kolonialisme Belanda memberikan dampak yang mendalam pada sejarah dan budaya Indonesia.

Baca Juga: Beginilah Rahasia Tersembunyi Kota Terkecil di Jawa Tengah, Membuatmu Terpesona Akan Keindahannya!

Salah satu dampaknya adalah pemberian nama-nama daerah yang mencerminkan pengaruh dan penjajahan Belanda.

Dua kabupaten di Jawa Timur yang akan kita bahas ini adalah contoh nyata dari jejak sejarah tersebut.

Namun, seiring berjalannya waktu, nama-nama ini telah mengalami perubahan, dan banyak warga Jawa Timur mungkin tidak mengetahui asal usulnya.

1. Kabupaten Mojokerto: Dari Kabupaten Japan ke Mojokerto

Nama Kabupaten Mojokerto seperti yang kita kenal sekarang baru digunakan pada tanggal 12 September 1828, melalui keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda saat itu. Namun, sebelumnya, daerah ini memiliki nama yang berbeda, yakni Kabupaten Japan. Nama Japan sendiri berasal dari salah satu desa yang ada di sana.

Ternyata, asal usul nama ini berkaitan erat dengan Bahasa Belanda. Kata "Djapan" dalam Bahasa Belanda memiliki arti "Jepang." Meskipun terdengar aneh bahwa sebuah kabupaten di Jawa Timur memiliki nama yang merujuk ke Jepang, inilah salah satu contoh bagaimana Bahasa Belanda memengaruhi penamaan daerah di masa kolonial.

2. Kabupaten Banyuwangi: Dari Blambangan ke Oosthoek

Banyak orang mungkin mengira bahwa Kabupaten Banyuwangi dulunya bernama Blambangan, mengingat sejarah kerajaannya. Namun, pemerintah Hindia Belanda memberikan nama lain pada Blambangan sebelum akhirnya menjadi Banyuwangi.

Pemerintah Hindia Belanda sering merujuk pada Blambangan sebagai 'Oosthoek,' yang dalam Bahasa Belanda berarti "Semenanjung Timur." Nama ini mencerminkan posisi geografis Blambangan yang berada di bagian timur Jawa Timur.

Halaman:

Editor: Mohammad Jamaludin

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X