• Sabtu, 25 Juni 2022

Apel Siaga, Gubernur Ingatkan 19 Desa Risiko Bencana Tinggi

- Rabu, 24 November 2021 | 16:10 WIB
Apel siaga siaga bencana saat memasuki musim penghujan di wilayah jabar
Apel siaga siaga bencana saat memasuki musim penghujan di wilayah jabar

RIMBANEWS.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan dari 5.312 desa di Jabar, 19 di antaranya masuk kategori risiko tinggi bencana alam. Sebanyak 3.500 desa masuk risiko sedang. Mayoritas desa rawan bencana hidrologi ada di wilayah Jabar selatan khususnya Kabupaten Bogor.

"Mayoritas ada di Jabar selatan yaitu Kabupaten Bogor maka kita perlu atensi yang lebih maksimal," ujar Ridwan Kamil saat memberikan pengarahan dalam apel siaga bencana di depan Gedung Sate, Selasa (23/11/2021).

Baca Juga: Sudah Status Tersangka,Yana Tidak Ditahan Hanya Wajib Lapor Ini Kata Kapolres Sumedang

Gubernur mengatakan, sebagai langkah antisipasi Pemda Provinsi Jawa Barat sudah meminta BPBD mengawasi 19 desa tersebut. Warga yang rumahnya di sekitar bantaran sungai dan perbukitan juga terus diingatkan agar selalu waspada saat terjadi hujan.

"Perkiraan musim hujan ekstrem sampai Januari 2022, maka RT/RW dan warga harus siaga 1 terutama yang rumahnya di bantaran sungai. Saya juga sudah perintahkan BPBD agar lakukan tindakan pencegagan terukur jangan sampai menunggu korban," tuturnya.

Sebelumnya, BMKG sudah memberikan peringatan bahwa prediksi musim hujan ekstrem di Jabar akan terjadi sampai Januari 2022. Kang Emil berharap, apel siaga 2021 yang digelar ini memberikan semangat dan penguatan bagi para pasukan yang akan bertugas di lapangan.

"Sekarang penguatan semangat dari pasukan bahwa pasukan kebencanaan sangat siap," ucapnya.

Baca Juga: Dari Hasil Pemeriksaan Sementara, Yana Mengaku Pergi ke Daerah Dawuan Karena Alasan Pekerjaan

Ada tujuh fokus utama yang ditekankan dalam apel siaga bencana tersebut. Yaitu perencanaan, pengorganisasian, dan pengujian peringatan dini, penyiapan pasokan kebutuhan dasar (logistik), penyuluhan pelatihan tanggap darurat, penyiapan lokasi, akurasi sistem data digital, dan penyiapan sarana.

Halaman:

Editor: Erian Sandri

Sumber: Humas Jabar

Tags

Terkini

X