• Jumat, 19 Agustus 2022

Khawatir Dampaknya, Puan Maharani Minta Pemerintah Lakukan Segala Upaya Agar Sanksi WADA Dicabut

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 21:55 WIB
Ketua DPR Puan Maharani (Dok.Facebook/Puan Maharani)
Ketua DPR Puan Maharani (Dok.Facebook/Puan Maharani)

“Karena ini menyangkut kehormatan serta nama baik bangsa dan negara. Kita tidak ingin akibat sanksi dari WADA, penyelenggaraan-penyelenggaraan event olahraga internasional di Indonesia menjadi terkendala,” paparnya.

Dia mengingatkan, Indonesia juga telah mengantongi izin perhelatan World Superbike (WSBK) yang akan diselenggarakan di Sirkuit Mandalika, Lombok, dalam waktu dekat. Pemerintah diminta segera mencari solusi agar acara tersebut tidak terkendala sanksi.

“Jangan sampai sanksi dari WADA menggagalkan effort yang sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari,” ungkap perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

Puan Maharani mengingatkan peluang Timnas Indonesia memainkan beberapa laga kandang dalam kualifikasi Piala Asia 2022. Belum lagi perhelatan Asian Games juga digelar pada 2022. Ia khawatir, sanksi itu bisa mempengaruhi prestasi olahraga Indonesia.

Baca Juga: Refly Harun Pertanyakan Maksud Briptu Fikri Tembak Laskar FPI dari Jarak Dekat dan Berkali-kali

“Mengingat sanksi ini diberlakukan selama 1 tahun, akan sangat miris jika saat Asian Games tahun depan, Merah Putih juga tak bisa berkibar walaupun atlet kita meraih medali,”  tuturnya.

Untuk itu, Puan mendorong agar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang telah membentuk tim untuk menyelesaikan persoalan hukuman WADA ke Indonesia dapat bekerja sebaik mungkin.

“Semoga tim yang dibentuk Menpora dapat memberikan hasil terbaik,” ujar mantan Menko PMK itu.

Puan juga mengatakan, DPR RI akan terus mengawal hingga Indonesia terbebas dari sanksi WADA.

“Jangan sampai kekecewaan masyarakat berkepanjangan. Karena berkibarnya Merah Putih di kejuaraan-kejuaraan internasional menjadi kebangaan serta spirit untuk rakyat,” tutup Cucu Proklamator RI Bung Karno tersebut.*** 

Halaman:

Editor: Denis Pebrian

Sumber: dpr.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X