• Selasa, 17 Mei 2022

Mantan Rektor UMC Cirebon Sanusi Uwes dan Tokoh Jabar Lainnya Siap Rapatkan Barisan Dengan PKS

- Senin, 18 April 2022 | 21:56 WIB

RIMBANEWS - Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW) PKS Jawa Barat mengadakan acara pertemuan dengan Tokoh Masyarakat di Jawa Barat. Acara yang berjudul “Silaturahim dan Buka Bersama PKS dan Tokoh Masyarakat Jawa Barat” ini berlangsung khidmat dan dalam suasana kekeluargaan. Bertempat di Kantor DPTW PKS Jawa Barat Jl Soekarno-Hatta 538A ini dilaksanakan hybrid baik secara luring maupun daring.

Dalam kesempatan ini, Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) Drs. H. Didik Agus T, M.Pd menyampaikan bahwa diantara tokoh yang hadir ada yang sudah lama berinteraksi dengan PKS. Beliau juga bersyukur saat ini bisa berkumpul bersama dalam suasana silaturahim yang cukup baik. Karena pertemuan ini dihadiri oleh tokoh dari berbagai elemen masyarakat.

Ketua DPW PKS Jawa Barat, Dr. Haru Suandharu, S.Si., M.Si juga menyampaikan hal yang senada, bahwa tokoh-tokoh yang hadir sekarang adalah orang-orang yang sudah memiliki ikatan batin dengan PKS. Sehingga pertemuan ini bisa dikatakan sebagai pertemuan keluarga besar PKS.

Baca Juga: Peserta Didik Sespimen Polri Angkatan 62 Gelar Bakti Sosial ke Panti Asuhan dan Masyarakat Sekitar

“Jadi inilah pertemuan keluarga besar PKS, mudah-mudahan dengan kebersamaan kita pada sore hari ini insya Allah akan sering datang ke kantor (DPTW PKS). Karena (kantor) ini adalah rumah kita bersama. Rumah yang menjadi harapan masyarakat Jawa Barat.” Lanjut Kang Haru

Disela acara diserahkan secara simbolik penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) PKS kepada beberapa orang Tokoh Jawa Barat : Prof. KH. Sanusi Uwes (Tokoh Agama dan mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Cirebon), Ustadzah Leni Umar (Tokoh Perempuan), Yayang Gilang (Tokoh Pemuda), Bambang Hendardi (Tokoh Politik) dan Ina Wiyandini (Ina Cookies/Pengusaha).

Baca Juga: Peduli ke Masyarakat, Ketua DPW PKS Jabar Blusukan Bagi Sembako

Setelah Diskusi dan ramah-tamah acara dilanjutkan dengan berbuka bersama, dilanjutkan sholat maghrib berjamaah. Pertemuan tetap menggunakan protokol Kesehatan karena status pandemic belum berubah menjadi endemi.

Editor: Erian Sandri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X