• Selasa, 17 Mei 2022

Rayakan Paskah dan Hari Kartini, SMK BPPK Bandung Gelar Festival SIC

- Jumat, 22 April 2022 | 11:24 WIB
Dalam perayaan Paskah dan peringatan hari Kartini, SMK BPPK Bandung menggelar Festival Simple Inexpensive Clever/SIC (Sederhana Murah dan Pintar) yang sebagai bagian dari konsep metode pendekatan Participatory Action Oriented Training (PAOT) di tahun 2022.
Dalam perayaan Paskah dan peringatan hari Kartini, SMK BPPK Bandung menggelar Festival Simple Inexpensive Clever/SIC (Sederhana Murah dan Pintar) yang sebagai bagian dari konsep metode pendekatan Participatory Action Oriented Training (PAOT) di tahun 2022.

RIMBANEWS.COM - Dalam perayaan Paskah dan peringatan hari Kartini, SMK BPPK Bandung menggelar Festival Simple Inexpensive Clever/SIC (Sederhana Murah dan Pintar) yang sebagai bagian dari konsep metode pendekatan Participatory Action Oriented Training (PAOT) di tahun 2022.

Kegiatan tersebut diselenggarakan secara langsung di SMK BPPK Bandung Jalan Kebon Jati Kecamatan Andir Kota Bandung. Kamis, (21/04/2022).

"Metode PAOT pertama diterapkan di Vietnam dan memberi dampak yang signifikan terhadap metode pembelajaran baik di tempat kerja maupun di Sekolah," ujar kepala sekolah SMK BPPK Bandung Toni Kartiwa saat diwawancarai media.

Baca Juga: Kesatuan Angkatan Muda Sriwijaya (KAMSRI) Jabar Gelar Bakti Sosial ke Masyarakat

Kami sangat berterimakasih kepada pihak LION Indonesia kata kepala sekolah SMK BPPK Bandung, yang sudah memilih SMAK BPPK dalam kegiatan WINDY.

"Kami berharap ini bukan akhir dari kerja sama, karena metode ini sangat bermanfaat khusunya bagi sekolah untuk mewujkan generasi penerus yang peduli terhadap lingkungan," jelas kepa sekola SMKP BPPK Bandung.

Kegiatan tersebut dinamai Work Improvement Neighborhood Development for Youth (WINDY) dan didanai dari Japan Fund for Global Environment (JFGE) Atau Kementrian Lingkungan Hidup Jepang yang disalurkan melalui Tokyo Occupational Safety and Health (TOSH) dan bekerjasama  dengan Local Initiative for OSH Network (LION) Indonesia dalam menerapkan Metode PAOT di Indonesia.

"Kegiatan PAOT ini memang baru pertama kali dilakukan di indonesia. Untuk kedepannya juga kita sudah mengajukan dana kepada Kementrian Lingkungan di Jepang dan sepertinya akan berlanjut lagi dan tentunya sekolahnya akan lebih beragam lagi," kata Endah Setyaningsih dari perwakilan LION.

Baca Juga: Mantan Rektor UMC Cirebon Sanusi Uwes dan Tokoh Jabar Lainnya Siap Rapatkan Barisan Dengan PKS

Halaman:

Editor: Erian Sandri

Tags

Terkini

Terpopuler

X